chicklit

sedih dan senang semua jadi kenangan. kalo bisa berbagi kenapa enggak? sapa tau bisa jadi inspirasi. karena semua kisah ada makna nya. disini bkn cum cerita gw. simak deh, waktu luang ga akan sia2. i wish….

Archive for November, 2008


i miss you papa..

cici sedang sedih. hingga detik ini cici masih menangis. cici kangen papa. 29 thn 1 bln 8 hari aku mengenal papa. masih kurang waktu ku untuk membahagiakan nya.

aku ingat, dulu ketika aku akan berangkat ke bandung untuk kuliah, aku tak ya ingin diantar. pdhal niat ku baik. karena aku tak ingin memberatkan papa dan mama dengan biaya yang begitu besar. karena ada lia, sahabatku yang sudah bekerja di jakarta, yang berjanji akan mengantarkan aku sampai ke bandung. akhirnya dengan berat hati papa mengijinkan. tapi, sebulan kemudian papa menyusul ke bandung, dengan asalan mengantarkan tv untukku. tv yg memang sudah ada di kmrku sejak aku sma. akhirnya dengan susah payah, dia membawa tv itu ke bandung. sesampainya di bandung, dia melihat kondisi kamarku. lalu mengajak ku belanja. menyuruhku membeli apa saja yang aku butuhkan. meja kecil, lemari kecil hingga tempat sampah. papa membuat colokan listrik untuk kamarku dan mengajakku mentraktir titan (tmn yang memberiku tempat tinggal sebelum dapat rumah kost). sayang nya titan ga bisa waktu itu. dan setelah 1 minggu baru papa kembali ke medan. setelah semua urusan kamarku beres.

papa orang yang begitu sederhana. bahkan cendrung statis. dia tak pernah mau membeli HP, dengan alasan, dia bukan orang penting yang akan selalu dicari2 orang, dia bukan pejabat dan bukan pula artis. jadi dia kekeh ga beli HP. begitu pula dengan mobil. mobil yang dibelinya thn klo ga salah tahun 93 or 94 hingga saat ini masih di gunakan. sudah byk sekali yang rusak. tp dia tak ingin menggantinya. katanya, mobil itu masih bagus, masih bisa di gunakan untuk apa buang2 duit beli mobil baru. dan mobil satu-satu nya itu, tetap menjadi kebanggaan dan kesayangan nya. karena saat hidupnya masih sulit dulu, dia bahkan tak pernah terfikir bisa beli mobil. papa akhirnya punya hp, karena dibelikan oleh teman2 nya. karena teman2nya pengen dia bisa di hubungi kapan saja klo papa lagi ga di rumah.

waktu aku smp, aku selalu ngambek sama papa kalo mau minta ijin pergi kemping. sampe guru harus datang meminta ijin. memang ga pernah sih aku ga di kasi ijin, tetapi tetap aja ijin itu ga pernah diberi dengan mulus. selain itu, papa dan mama pasti akan datang ke lokasi kemping untuk mengunjungi ku. dan aku cemberut ketika mereka datang, karena aku merasa ga pernah dianggap dewasa. karena aku merasa selalu diawasi. tp sekarang aku tau, karena mereka sayang sama aku.

saat smp, aku pengen banget belajar mobil. papa sebenarnya keberatan. tp dia selalu memberiku kesempatan untuk belajar bawa mobil di kawasan bukit indah. kawasan itu jalan nya gede banget dan sepi dan juga jalan nya mulus banget. sampe akhirnya, waktu aku sma kelas 1, papa menyuruh orang di kantor nya untuk datang ke rumah tiap sabtu dan minggu untuk mengajari ku bawa mobil terjun ke lapangan. hingga akhirnya aku bisa. dan papa orang nya ga setengah2, dia menjemputku dari sekolah untuk buat sim ke kntr polisi. aku bahagia sekali. walau jatah naik mobil tetap cuma sabtu dan minggu doang. itu pun kalo di kasi ijin. kalo ga ya gigit jari doang. maklum masih dianggap kecil sih untuk bawa mobil. tp aku tetap sadar, karena papa sayang aku.

telepon terakhir dari papa, beliau bilang, beliau ingin pindah ke rumah yang lebih kecil. tp mama ga mau, karena mama sayang sekali dengan rumah yang sekarang ini. padahal aku dan kak lusi setuju sekali dengan usulan itu. karena kami pun merasa rumah yg skrg sedikit kegedean untuk di huni oleh papa dan mama saja.

bulan juli kemaren, saat aku di operasi usus buntu, mama pergi ke jakarta hampir sebulan. papa sendirian di medan. waktu itu, beliau cerita pada sahabatnya betapa sepinya hidup sendirian tanpa sang istri. waktu mama di jakarta menemaniku, papa berulang kali menelpon mama, menanyakan bumbu soto, bagaimana cara masak kolak, dimana tempat menyimpan panci. dan lain sebagainya. rasanya kasian juga liat papa sendirian mengurus diri nya sendiri. dia bilang pada sahabat nya bahwa jika suatu saat dia atau mama di panggil yang Maha Kuasa, maka beliau ingin dia saja yang lebih dulu. karena dia ga sanggup hidup sendiri. dan menurut beliau mama orang yang lebih kuat dari pd dia.

papa… seandainya ada pilihan, cici ga mau ada yang pergi baik papa atau mama. tp cici juga sadar, ini semua harus terjadi.

Ya Allah, semoga semua doa ku untuk papa dapat Kau terima dan disampaikan untuk papa.

pa… cici sayang papa.

with tears..

-anak papa-

yg ku tangisi adalah sesuatu yang pasti

walau air mata ini tak ada habis nya, tp tak akan merubah apapun

yang ku tangisi adalah sesuatu yang pasti

semua dari Allah, takdir dan kebahagiaan itu milik Allah

papa ada karena kehendak Allah, dan kemudian di panggil lagi oleh Nya

papa milik Allah, dan pasti semua kesedihan ini akan terjadi

hanya menunggu waktu yang ntah kapan

dan ternyata waktu itu adalah 11 November

kesedihan ku terjadi pada 11 November

tak pernah terpikirkan tapi harus terjadi

aku tau, papa tak butuh air mataku, tp papa butuh doa ku

aku tak ingin menangis, karena papa tak kembali lagi karena air mata ini

tp, air mata ini masih tak dapat ku bendung

maapkan cici ya pa.. cici sayang papa

 

suatu saat, aku akan melewati masa sedih ini

aku akan tegar dan akan mampu menjalani ini semua

biar kan aku menangis saat ini

saat aku sedang bekerja, aku masih menagis

saat aku sholat, aku masih menangis

saat aku tidur, aku masih menangis

saat aku berjalan, aku masih menangis

tangisku tak ada gunanya

karena yang kutangisi adalah sesuatu yang pasti

miss you papa….