Suami-suami
ini hari ke 3 aku ada di thailand. perjalanan ini diikuti oleh 7 orang. 6 diantaranya adalah pria dan gw satu2 nya wanita. dari ke enam pria itu, hanya 1 yang masih single. selebihnya semua sudah beristri. selama perjalanan ku dengan para pria-pria beristri tersebut, banyak hal baru yang aku dapat. itu nama nya informasi sekaligus tips buat aku. halah sebenarnya ga penting sih. yang terpenting adalah prakteknya nanti.
selama di thailand, pastinya kita semua pada narsis2an. ibarat kata, mumpung lagi di luar gt. jadi suatu ketika, ada salah seorang dari pria itu mengambil foto ku dengan kamera nya, sebenar nya dia hanya ingin mengaplikasikan kemampuan yang ada pada kamera nya. jadi setiap aku minta seseorang mengambil foto dengan kameraku, dia juga memoto ku. jadi seolah2 aku tuh jadi kayak model. lumayan banyak deh dia mengabadikan fotoku. tapi setelah kita mau pulang ke hotel, dia bilang "nih ci, kamu pindahin aja foto yang ada kamunya ke labtop mu" katanya sambil memberikan kameranya pada gw. "ntar klo istriku liat, bisa perang dunia ketiga" sambung nya dengan diikuti tawa dan temen2 yang lain.
gw jadi mikir, apa gw jg bakalan gt kah klo gw menjadi istri seseorang nanti? apakah itu cemburu? apa hal tersebut memang wajar adanya dan pasti akan dilakukan oleh seorang pria.
pendapat ini gw utarakan dengan seorang teman. menurut nya justru hal tersebut bkn mengidikasikan bahwa sang istri cemburu. namun sebaliknya. itu mengindikasikan bahwa sang suami menghargai sang istri. hm…. bisa jadi begitu sih ya. mungkin karena selama ini gw sering nya traveling dengan temen2 yang belum merit, sehingga kurang mengerti dengan situasi seperti itu. gw sendiri sangat tidak tersinggung dengan hal tersebut. dan gw justru sangat simpati dengan pria itu. hanya saja, gw belum mengerti sepenuhnya tentang hal itu. karena gw "pure" hanya berteman dengan si pria itu. tanpa indikasi apa2. gw anggap foto seperti itu wajar adanya. tp memang gw blm bisa memposisikan diri gw jika gw menjadi sang istri.
hari berikut nya, gw dan rekan2 masih tetep narsis. kita semua akrab 1 sama lain. lama2 gw mulai mendapatkan "feel" tentang apa yang dialami oleh si istri. karena semakin lama gw liat, gw rasa si pria itu (sang suami) memang terlihat begitu energik, dan seperti anak muda. mungkin jika orang tidak mengenal nya akan menduga dia masih single. gw rasa, mungkin gw akan merasakan "ke-parno-an" yang sama denga si istri jika gw mempunyai suami yang seperti ini. alangkah resah nya gw jika suami gw kelak berjiwa muda dan tidak terlihat seperti seorang suami melainkan seperti anak muda. mungkin gw jg akan parno dengan pikiran bahwa, betapa banyak nya kemungkinan dia akan dilirik atau melirik wanita lain. berbahaya juga sih ya? walaupun dalam kejadian gw, gw sama sekali tiada satu niat atau ketertarikan apapun dengan si pria. yahhhhh namanya jg orang parno ga perduli ama alasan. ya ga?
kedua,gw melihat ada seorang pria lain yang jg sudah menjadi suami dari seseorang, dan dia tidak menggunakan cincin di jari nya. menurut gw sih pake cincin bagi seorang pria emang ga penting. apalagi dalam ajaran islam jg pria dilarang menggunakan emas. tapi dari dulu gw sempat berfikir, ada baiknya para suami mengenakan cincin di jari manis sebelah kanan nya jika mereka berpergian ke luar kota or luar negri. menurut gw, ini menjadi penting jg. karena dalam perjalanan ke t4 lain, dimana akan banyak bertemu dan berinteraksi dengan orang lain, bisa2 ada yang kesemsem atau bahkan bisa terpesona dan mengira mereka masih single. hahahahhaha terlalu cemen ya alasan nya. tp emang hal itu sempat terfikir oleh gw sejak lama. karena gw sangat senang melihat pria yang sudah menikah, dan mereka mengenakan cincin di tangan kanan nya. menurut gw, mereka sangat menghargai komitmen mereka dan artinya jg mereka menjaga kepercayaan istri nya. walaupun itu bukan suatu jaminan.
intinya, kepercayaan itu tidak ada simboliknya. semuanya dari dalam hati. bener ga sih? mudah2an gw ntar menemukan seorang suami yang setia dan menjaga rasa cinta, rasa hormat dan kepercayaan nya kepada istri (amin ya rabbal alamin…..)
oh iya, biasanya gw klo traveling, pasti foto nya sering rame. cewek dan cowok biasanya narsis bareng. klo kali ini beda. kebanyakan para suami sih. jadi pada ga mau foto ama gw. ya itu tadi, takut di liat ama sang istri. salut deh buat mereka. walaupun gw jadi nya kebanyakan foto narsis abis. alias sendiri mulu. hehehehehhehe
gini deh nasib nya kalo ga ada yang di ajak foto. jadinya foto ama ikan hiu aja deh.






