chicklit

sedih dan senang semua jadi kenangan. kalo bisa berbagi kenapa enggak? sapa tau bisa jadi inspirasi. karena semua kisah ada makna nya. disini bkn cum cerita gw. simak deh, waktu luang ga akan sia2. i wish….

Archive for October, 2007


ga penting bangettt

aku lagi bosen….. bosen berada di ruang meeting ini dari tadi pagi. skr sudah jam 4 kurang 10. seharusnya bentar lagi pulang. tp orang2 di ruangan ini seperti nya masih sibuk dengan laptop nya masing2. aku ingin pulanggggggggg badan ku lagi ga enak nih.

ruang rapat ini mempunyai meja yang bentuk nya persis seperti huruf i. ada meja panjang, dan ada meja bunder di ujungnya. di ujung satu nya aja layar untuk vicon. di meja panjang sebelah kanan, paling ujung (deket layar vicon) ada pak doni,yang sedang sibuk dengan HP nya. sebelah nya ada pak firza lagi liatin layar labtop nya. sebelah nya lagi pak naim yang gaya nya persis seperti gayanya pak firza. kalo sebelah nya lagi ada pak bambang yang lagi nikamt makan tempe goreng. sebelah nya lagi ada pak ajat. lagi ngobrol jarak jauh ama pak amin yang ada di seberang nya. disebelah pak ajat, di meja bunder ada mas ceceng yang lagi makan pisang coklat. sebelah nya lg mas ari, lagi bersidiri di belakang nya mas ceceng sambil liat labtop nya mas ceceng. sebelah nya mas ari, gw, lagi ngetik buat bikin blog. sebelah gw ada rani, lagi baca gw nulis blog sambil ngerjain tugas nya yang jadi notulen. sebelah nya lagi mas dojeng. lagi bantuin rani bikin risalah rapat. sebelah nya lagi mas fachrul, lagi serius maenin hp nya. sebelah nya lagi pak usman yang lagi makan jeruk. sebelah nya lagi pak amin, tadi sih lagi ngobrol ama pak ajat, skr ngobrol ama pak ceceng juga. sebelah nya lagi pak barmanto lagi nulis sesuatu di labtop nya. paling ujung sana ada pak imam yang jg serius ama labtop nya.

hehehehehehehheehe  kayak liputan pandangan mata ya??? aku masih bosen. maaf ya klo blog ini ga penting banget. aku bosennnnnnnnnnnnnnnnn!!!!!!!!!!!!

i’m not missing u, jakarta

masih berdiri diatas tangga menaiki pesawat, aku penumpang terakhir yang masuk. sengaja sih, karena males berdesak2an dengan orang-orang yg ga sabar pengen naek pesawat. tepat di tangga paling atas, aku menatap awan. awan di kota ini, medan. gelap, tapi sejuk sekali. aku akan meninggalkan nya lagi. padahal, i’m not miss the J town yet. but, tiket gw udah tercetak hari ini. apa boleh buat. "mbak silahkan masuk" kata pramugara di dpn pintu pesawat, aku masih asyik menengadah kepalaku ke atas. aku hanya tersenyum malu sambil berjalan ke dalam. hm….. not bad lah tampang nya untuk seorang pramugara.

aku duduk di bangku paling belakang. my vaforite side of the plane, supaya turun nya bisa duluan kekekekekekeeke. aku duduk di sisi kanan, tepat dekat jendela. sebenar nya, duduk di deket jendela sih ga penting untuk ku, karena aku lebih menikmati perjalanan ini dengan tidur dari pada menikmati pemandangan nya, tp kursi lain sudah di tempati orang lain. jadi mau ga mau ya di nikmati ajah.

tiba2 aku tersentak dari tidur ku ketika pesawat terasa tak nyaman. ternyata pesawatku baru aja landing. here i am. in jakarta again. ternyata aku tertidur lelap sekali. tak lama aku pun menyalakan handphone ku. menanti sms or telp dari si mbok yang berjanji untuk menjemput ku. rasa nya masih ingin di rumah. menikmati gulai kakap buatan mama. bikinin papa n mama teh tiap pagi dan sore.  rindu sekali dengan suasana itu. suasana rumah. walaupun pagi aku jadi cleaning service n pantry, siang jadi driver. dan tiap hari jadi "OB" buat papa dan mama. tp seneeeeeeeeng banget. apalagi kalo ada tamu, repot nya minta ampun. cuci piring dan gelas ga pernah berhenti. belum lagi harus ramah tamah ama sodara2 yang datang dan minta salam tempel. dulu salam tempel selalu jadi tugas papa dan mama, tp skr aku ambil alih aja deh, karena papa dan mama udah ga kuat semenjak pensiun. blm lagi ada pertanyaan yang ini itu dari sodara2 ku "kapan kawin??????" huuuuuuuuu iklan banget sihhhhh. kalo udah datang tamu, rasa nya pusing bangettttttttttttttttt. kadang pengen cemberut. tp ya ora iso. secara aku emang satu2 nya cewek di rumah lebaran kali ini. kakak ku yang di jambi ga pulang.

selama di rmh, aku selalu menemani miko, adiknya okan. miko baru 1,5 bulan. lucu sekali. senang nya bisa menidurkan nya dalam pelukan ku. dia ga rewel dan sangat baik budi. selama aku di medan, aku minta mereka nginep di rumah nenek nya. dan sekamar dengan ku. jadi pagi2 bisa meluk miko lagi. bisa gendong dan bikinin susu nya.

mudik kali ini aku lebih banyak di rumah, tp aku seneng sekali. ini pertamakali nya semenjak bekerja aku pulang lebaran tepat waktu. biasanya 2th yang lalu aku selalu pulang setelah lebaran. kali ini begitu menyenangkan. i miss my family….

Piece of Al Baqarah 216; Al Hadiid 22-23

email yang menarik dari seorang sahabat yang "ayu tenan". mungkin ini menggambarkan isi hati nya selama ini. ‘ya Allah, semoga kau berikan aku dan sahabatku kebesaran jiwa, untuk membuka hati nya tentang sesuatu yang sesungguhnya baik untuk kami, namun kami tidak menyadarinya’. (amien.. ya rabbal alamin..)

Al_baqarah_216

Jangan tangisi apa yang bukan milikmu…”

Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. Akhirnya angan ini lelah berandai-andai ria. Sungguh semua itu telah hadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa.

Hidup ini ibarat belantara. Tempat kita mengejar berbagai keinginan. Dan memang manusia diciptakan mempunyai kehendak, mempunyai keinginan. Tetapi tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti, tidak setiap yang kita mahu bisa tercapai. Dan tidak mudah menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi. Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidup ini tidak punya satu hukum: harus sukses, harus bahagia atau harus-harus yang lain.

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri..” (al-Hadiid: 22-23)

Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap jodoh. Kadang kita tak sadar mendikte Allah tentang jodoh kita, bukannya meminta yang terbaik dalam istikharah kita tetapi benar-benar mendikte Allah: “Pokoknya harus dia Ya Allah! Harus dia, karena aku sangat mencintainya. ” Seakan kita jadi yang menentukan segalanya, kita meminta dengan paksa. Dan akhirnya kalau pun Allah memberikannya maka tak selalu itu yang terbaik. Bisa jadi Allah tak mengulurkannya tidak dengan kelembutan, tapi melemparkannya dengan marah karena niat kita yang terkotori.

Maka wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan ini dari Allah:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kamu. Dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kamu. Allah Maha mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (al-Baqarah: 216)

Maka setelah ini wahai jiwa, jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu. Setelah ini harus benar-benar dipikirkan bahwa apa-apa yang kita rasa perlu di dunia ini harus benar-benar perlu, bila ada relevansinya dengan harapan kita akan bahagia di akhirat. Karena seorang Mu’min tidak hidup untuk dunia, tetapi menjadikan dunia untuk mencari hidup yang sesungguhnya: hidup di akhirat kelak.

Maka sudahlah, jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu!

makasih ya.. neng yang "ayu tenan"